December 5, 2011

Cerita Steve Job "Stay Hungry. Stay Foolish" Part2

Kisahku kedua ialah tentang cinta dan kehilangan.

Aku beruntung — aku menemukan bidang yang aku cintai pada usia muda. Woz dan aku mendirikan Apple di garasi orangtuaku waktu umurku 20 tahun, dan dalam 10 tahun Apple bertumbuh dari sekedar kami berdua di garasi menjadi perusahaan senilai $2 milyar dengan lebih dari 4000 pekerja. Kami telah meluncurkan produk terbaik kami — Macintosh — setahun sebelumnya dan aku baru saja memasuki usia 30. Lalu aku dipecat. Mana mungkin Anda dipecat dari perusahaan yang Anda dirikan? Begini, sementara Apple berkembang kami merekrut seseorang yang aku pikir sangat berbakat untuk mengelola perusahaan ini bersama-sama, dan di tahun pertama kurang lebih semua berjalan lancar. Tapi kemudian visi kami tentang masa depan mulai berbeda arah dan akhirnya kami bertengkar. Ketika itu terjadi, Dewan Direksi memihak padanya. Maka pada usia 30 aku dipecat. Dipecat secara sangat terang-terangan. Apa yang telah menjadi fokus seluruh hidup dewasaku lenyap, dan rasanya hancur sekali.



Aku linglung selama berbulan-bulan. Aku merasa telah mengecewakan generasi wirausahawan masa lalu - aku gagal meneruskan tongkat estafet dari mereka. Aku bertemu David Packard dan Bob Noyce dan mencoba minta maaf karena membuat kekacauan ini. Aku ini orang gagal di mata masyarakat, dan aku bahkan berpikir untuk melarikan diri dari lembah ini. Tapi fajar berangsur-angsur menyingsing di hatiku — aku masih cinta bidang pekerjaanku. Rangkaian peristiwa di Apple tidak mengubah itu sedikit pun. Aku telah dibuang, tapi aku masih penuh cinta. Maka aku memutuskan untuk mulai dari nol lagi.

Waktu itu belum aku pahami, tapi ternyata dipecat dari Apple adalah peristiwa terbaik dalam hidupku. Beban berat kesuksesan digantikan oleh langkah ringan menjadi pemula lagi, serba kurang pasti tentang segala sesuatu. Ini membebaskan aku untuk memasuki salah satu periode paling kreatif dalam hidupku.

Pixar
Selama lima tahun berikutnya, aku mendirikan perusahaan bernama NeXT, dan perusahaan lain bernama Pixar, dan jatuh cinta pada seorang perempuan menakjubkan yang kemudian menjadi istriku. Pixar kemudian menciptakan film cerita animasi komputer pertama di dunia, Toy Story, dan sekarang adalah studio animasi paling sukses di dunia. Lewat rangkaian peristiwa yang ajaib, Apple membeli NeXT, aku kembali ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung dari kebangkitan kembali Apple saat ini. Dan Laurene dan aku membangun keluarga yang luar biasa bahagia.

Aku yakin semua ini tak akan terjadi kalau aku tidak dipecat dari Apple. Obat itu rasanya pahit, tapi kupikir pasien perlu meminumnya. Kadang hidup menghantam kepalamu dengan batu bata. Jangan kehilangan iman. Aku yakin bahwa satu-satunya alasan aku terus maju adalah karena aku cinta apa yang aku kerjakan. Kalian harus menemukan apa yang kalian cintai. Baik pekerjaan ataupun pasangan. Karir akan mengisi sebagian besar waktu hidupmu, dan satu-satunya cara untuk sepenuhnya puas adalah melakukan apa yang kau yakini sebagai pekerjaan besar. Dan jalan satu-satunya melakukan pekerjaan besar adalah dengan mencintai melakukannya. Kalau kau belum menemukan, teruslah mencari. Jangan menetap dulu. Seperti semua perkara hati lainnya, kau akan tahu itulah dia saat kau menemukannya. Dan, seperti semua kisah cinta sejati lain, segalanya akan menjadi makin lama makin indah sementara tahun-tahun bergulir. Jadi teruslah mencari sampai kau mendapatkannya. Jangan menetap dulu.

Bersambung di Part 3
Categories: ,

0 komentar:

Post a Comment

komentar mu..?